Terusik bin Tergelitik

Beberapa hari lalu di hadapan saya sedang terbuka dua buah buku yang barusan dipinjam dari seorang sahabat, How to Get Married karya M. Fauzil Adhim dkk., dan Diary Pengantin karya Izzatul Jannah & Robi’ah Al Adawiyah. Selain keterusikkan saya bersama teman-teman mengumpulkan tulisan yang pengennya terbit jadi sebuah buku antologi catatan harian, saya juga jadi terusik dengan ‘perjanjian agung’ (mitsaqon ghalidza) dalam pernikahan yang dikupas-bahas di buku tersebut. Yap, pernikahan!

Continue reading

Dari Seminar Parenting

“Eh Indah, pasangannya mana?”, yang nanya sambil cengar-cengir. Yang ditanya kembali nyengir sambil garuk-garuk kepala. Itulah pertanyaan yang disambut oleh saya ketika baru turun di parkiran.

Hari ini (2/5) saya disuruh mengikuti seminar parenting, membahas masalah komunikasi dalam keluarga. Sampai di tempat seminar, kursi-kursi sudah diset sedemikian rupa untuk pasutri, saya langsung mencari kursi di belakang (hal yang tidak biasa saya lakukan). Sampai dengan acara pembukaan, barulah saya sadar, hanya saya dan beberapa orang teman yang saya kenal saja yang masih single di ruangan seminar itu, doh! Anyway kami hanya bikin gaduh saja di belakang, cengar-cengir, ketawa, sikut-sikutan. Tapi ini gak penting, sama sekali gak penting. Saya bagi sedikt oleh-oleh dari seminar hari ini.

Continue reading