Ramadhan Sebentar Lagi

Telah datang kepada kalian, bulan agung penuh keberkahan. Bulan yang di dalamnya ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Marhaban yaa Ramadhan…

 
Temans, guna kelancaran ibadah Ramadhan, saya, dari lubuk hati yang sangat dalam memohon maaf sebesar-besarnya atas segala salah dan khilaf terhadap perkataan, perbuatan, dan prilaku yang menyinggung ataupun tidak disuka. Semoga amal ibadah Ramadhan kita tahun ini mengalami kenaikan yang signifikan. Semoga barokah!

Well, ahad lalu saya menyempatkan diri berziarah (nyekar) ke makam mama dan nyai (nenek). Tak terasa, ini sudah menginjak Ramadhan kedua tanpa beliau. Bila diingat, maka saya masih akan menitikkan air mata mengingat kepergian beliau yang begitu cepat satu tahun yang lalu, dua bulan menjelang Ramadhan. Dan kesedihan beruntun ketika belum genap satu tahun kepergian mama, disusul oleh kepergian sang nenek. Tahun ini berlalu begitu sepi, tidak ada gairah hidup, dan menjadi pangkal segala masalah yang ku hadapi. Begitu aku merindukan mama, doa-doanya, dan amarahnya yang tidak pernah keluar dari mulutnya… aku rindu.. sungguh…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s