Cerita Pagi Buta

Pagi ini kasur saya kebakar!
Kira-kira jam 3an dini hari, saya terbangun ketika gak sengaja menggeserkan kaki ke sisi kanan dan berasa panas. Memang seperti biasanya saya menyalakan obat nyamuk listrik mat dan colokan kabelnya kebetulan lebih dekat di ujung kaki. Sesekali gak sengaja berasa panas adalah hal biasa kalau gak sengaja nyerempet ke alat mat-nya itu. Tapi kali ini rasa panasnya lebih luas, dan saya langsung terbangun duduk. Dalam gelap saya berusaha melebarkan pupil sebesar-besarnya, dan terlihatlah warna hitam yang melingkar di bawah bantal. Rupanya obat nyamuk itu tertindih bantal hingga panasnya membuat lumer alat dan membakar sedikit kasur dan bantal saya.

Langsung deh nyabut colokannya, lalu mengambil lampu emergency (karena lampu kamar saya putus), dan segera mengambil air segayung. Yang tertinggal cuma asap. Tapi masak asapnya makin banyak?? ternyata kasur kapuk di bagian dalam sudah ada bara api, kecil sih tapi kan menghanguskan hehehe. Perasaan saya bara sudah padam, saya baring beberapa menit, sambil kadang-kadang menoleh herang ke arah ujung kasur itu koq masih ada asapnya. Ada asap pasti ada api, atau ada api dalam sekam. Nah, pepatah itu masuk akal! Setelah dikorek-korek lagi ternyata memang masih ada bara-bara kecil.

Alhamdulillah gak ada asap lagi. Saya mengikhlaskan bantal kapuk saya yang empuk untuk dilalap bara api hehee, udah di siram air terus jadi lepek banget. Seandainya saya gak kebangun, mungkin bara apinya sudah tembus sampai papan triplek di bawah kasur. Alhamdulillah…

Advertisements

One thought on “Cerita Pagi Buta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s