Review Film Serdadu Kumbang

Hari ini saya dan mbak Ira menyempatkan diri untuk pergi nonton Serdadu Kumbang di 21 PIM Palembang. Film bergenre keluarga dan anak-anak buatan Alenia Pictures ini sangat pas diputar di saat-saat libur sekolah anak-anak. Sepertinya pasangan muda Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen konsen banget menelurkan film-film keluarga yang sarat moral.

Resensi lengkapnya mungkin kamu bisa baca-baca di sini. Berkisah seorang Amek, anak kelas 6 yang tidak lulus ujian tahun lalu dan Minun kakaknya yang duduk di kelas 3 SMP. Secara umum film ini menggambarkan pola didik sekolah di daerah pinggiran yang masih menggunakan pola didik zaman baheula. Antara lain pola hukuman-hukuman fisik yang belebihan. Orang kampung yang doyan pamer kalau jadi TKI. Orang kampung yang percaya banget sama tahayul dan minim iman.Perlunya peningkatan kualitas SDM dan transfer ilmu ke sekolah-sekolah yang berada di pinggiran.

Over all, menurut saya ini film sarat moral, saking saratnya bingung saya mana yang mau saya sampaikan duluan. Ada juga scene-scene yang menurut saya tidak perlu atau tanggung. Misal adanya Surya Saputra di sana menurut saya sangat dipaksakan, mending gak ada sama sekali, atau sekalian aja dibuat scene romancenya antara Surya dan ibu guru. Ya untuk hiburan keluarga bolehlah.


Yang pasti, film ini mengingatkan saya akan seorang dosen ku yang ganteng dan akan segera menikah pernah PTT di sana, gambaran pemandangannya indah dan alami khas Sumbawa. Ngimpi pengen ke sana.

Tiga bintang dari lima.

Advertisements

3 thoughts on “Review Film Serdadu Kumbang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s