Indah dan Hari Ini

Kenapa sih saya gampang banget bilang ‘iya’? *ngejentusin jidad ke dinding

Kira-kira itulah status twitter saya pagi ini, tepat setelah salah seorang menelpon saya. Belakangan saya mulai menelaah perihal keikhlasan yang seharusnya berdiri tegap di hadapan saat mulai bekerja, menguatkan niat, di sekecil apapun pekerjaannya. Adakalanya saya sering memperhitungkan pekerjaan, adakalanya juga saya menilai senang-tidaknya suatu pekerjaan saya selesaikan, even it is just a help.

Bagi seorang muslim, seyogyanya memegang niat sebagai landasan awal sebuah pijakan. Innamal ‘amalu binniyaat, wa innama likullimri inmanawaa, sesungguhnya perbuatan itu tergantung niatnya, dan sesunggunya (jadilah) sesorang itu apa yang ia niatkan. Jadi jelas, jika awalnya kita ingin mendapat gelar dan pamor, maka mudah-mudahan ia akan mendapatkannya. Ketika ia meniatkannya karena Allah, mudah-mudahan ridho Allah bersamanya dan bersamanya segala sesuatu yang Allah ridhoi ada padanya. Bukankah dengan meniatkan karena Allah, maka kita akan mendapatkan nilai plus dan lebih dari plus.

Jujur, kadangkala saya merasa ‘dimanfaatkan’ oleh (bahakan) teman sendiri. Datang di saat mereka kesulitan saja, tapi saat lapang tidak pernah ada sapanya. Ketika saya yang datang di saat sulit, kadang tak ada satu tangan terjulur dari mereka, even a shoulder to cry on. Sehingga dari sana sering terbersit rasa buruk sangka dan tidak ikhlas ketika hendak bekerja sama berikutnya.

Menelaah soal ikhlas yang memang sangat teramat sulit, tentunya perlu juga pemaafan-pemaafan atau pemakluman-pemakluman, dan mungkin pengecualian-pengecualian. Kondisi yang terjadi bisa saja tidak tepat sesuai dengan keinginan kita, bisa jadi kita-lah yang harus mengevaluasi diri. Tak dapat juga memaksakan suatu kehendak. Oleh sebab itu lapang dada sangat diperluakan, berhusnuzon terhadap kondisi juga mutlak.

Astaghfirullah, lapangkan hatiku ya Allah. Jadikan hari ini sebagai pengingat kembali tentang materi-materi keikhlasan yang seharusnya ku jalankan…

Advertisements

One thought on “Indah dan Hari Ini

  1. Semangka… Semangat kakak, jika mereka memanfaatkan kita, so kita juga bisa mengambil manfaat dari mereka, toh kita diberikan pelajaran tentang keikhlasan kan #sokbijak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s