Hari Ini, Satu Tahun yang Lalu

Hari ini, satu tahun yang lalu, mengenang kepergian Mama tercinta.
Allahummaghfirlaha warhamha, wa’afiha wa’fu’anha wa akrim nuzulaha wa wassi’ madkhalaha waj’alli al jannata waswaaha, allahumma laa tahrimna ajraha wa laa taftinna ba’daha waghfirlana walaha, birahmatika yaa rabbal’aalamiin… 

Mengenang kematian adalah ajang introspeksi yang sangat baik. Bukankah orang yang cerdas selalu mengingat kematian, dimana kematian akan memberikan motivas untuk terus bekerja keras mengumpulkan pundi-pundi amalan yang akan dibawa ke alam kubur.

Tidak perlu takut akan datangnya kematian, karena bagaimanapun juga, kematian adalah hal yang niscaya terjadi pada makhluk hidup walau tidak kita ketahui kapan terjadinya, terlebih pada manusia. Maka dari itu, yang harus dikerjakan manusia adalah senantiasa mengumpulkan sebanyak-banyaknya bekal menuju alam barzah.

Katakanlah, ” Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata. Lalu Dia beritakan kepadamu apa yan gtelah kamu kerjakan
(QS. Al-Jumu’ah : 8)

Semoga Allah senantiasanya menyayangi Mama, melapangkan kuburnya, dan memberikannya tempat terbaik

Rabbighfirli waliwalidayya warhamhuma kamaa rabbayani shoghiro..

Catatan tentang hari ini, satu tahun yang lalu
Catatan tiga hari sebelumnya

Advertisements

5 thoughts on “Hari Ini, Satu Tahun yang Lalu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s