Pengalaman Unik Perjalanan Umrah

Balasan yang Allah berikan atas tindak-tanduk manusia itu bisa terlihat cepat maupun lambat. Tapi apa yang terjadi ditanah haram ini bisa dikatakan cepat sekali melihat implikasi yang diberikan Allah. Oleh karena itu sangat penting sekali menjaga tingkah laku, terutama ucapan.

Suatu kali di ruang makan, seorang nenek dalam rombongan menceritakan perihal kehilangan hp dan dompetnya saat sedang shalat. Kala itu tas selempangnya ia lepaskan dan diletakkan di dekat kaki agak belakang. Selesai shalat, ia tidak melihat tasnya berada di posisi awal, tapi berada di dua shaf belakang. Dan ketika dilihat, dompet dan hpnya sudah lenyap. Sang cucu menimpali, “Nah, tu nenek kemarin itu kan ngomong, ‘buat apa aku dibekali hp oleh anakku, memakainya saja aku ndak ngerti’, makanya jadi ilang”, si nenek yang mendengar ucapan cucunya itu cuma termenung sambil tersenyum.

Kalau mulut bisa ditahan, selanjutnya yang harus ditahan adalah hati. Mulut tidak berucap, tapi hati yang berkomentar. Itu sering sekali terjadi pada saya, susah payah untuk tidak banyak bicara, si hati ini berisik sekali ngomentari orang. Setiap terbesit ngomongin orang, segera saja istighfar dan mengalihkan perhatian pada hal lain. it works!

Hal unik lainnya adalah baik di Madinah maupun Makah, orang-orang Turki suka membagi-bagi makanan, baik permen, coklat, kurma. Suatu magrib sebelum kami melaksanakan umrah, rombongan kami berkumpul di satu titik di luar masjid. Ketika kami berkumpul, kami ditawari roti isi telur omlet. Beberapa dari kami dengan senang hati mengambilnya. Ya, ini biasanya cara orang setempat untuk bersedekah. Dan alhamdulillah sangat berguna, karena jam makan malam kami setelah isya, sementara kami masih harus berumrah paling tidak sampai pukul 9.30 malam. Lumayan buat ganjal perut. Biasanya pada bulan haji akan lebih banyak lagi orang-orang yang membagi makanan. Namun tidak hanya makanan, kami juga bertemu orang yang kebetulan membagikan atau bewakaf Quran. Kebetulan saya dapat Quran tafsir juz 28,29,30. Dan terjemahan Indonesia. Menyenangkan ya! Jadi memberi hadiah itu sebetulnya menyenangkan orang lain dan diri sendiri. Oiya, di sini juga ada pengemis, tapi mungkin gak sebanyak di sini. Beberapa orang menyarankan jika ingin bersedekah lebih baik bersedekah ke cleaning service yang bekerja di masjid.


anak orang arab

Baik di Jedah-Madinah-Makah, kami bertemu jamaah dari negara lain yang membawa serta bayinya. Dan mereka lucu-lucuuuuuu banget! menggemaskan! Pipi putih yang bersemu, chubby, bibir merah, rambutnya ikal hitam sampai pirang, hidung mancung, dan matanya yang bulat bening, subhanallah…. bikin gemas! Di shaf wanita di masjid Nabawi, ada dua tempat yang dipisah dengan pembatas dari kayu seperti kerangkeng (gak tau apa istilahnya). Di pembatas tertulis: tidak boleh membawa anak-anak. Jadi bagi jamaah yang membawa anak-anak diletakkan di shaf belakang pembatas. Ketika shalat dimulai, suara-suara orang mulai redam, yang terdengar adalah suara imam via speaker, dan suara tangis anak-anak di shaaf belakang hehehe.

Suatu hari di Madinah, saat sedang menunggu azan zuhur, saya ditegur oleh seorang ibu-ibu di masjid, “Excuse me, can you speak English?”. Dan refleks saya menjawab, “Yes, of course. What can i help?”, sambil ngetok-ngetok kepala : halooo emang bahasa londomu lancar??? hahaha, gak nyadar! Berbekal bahasa Inggris dasar dan bahasa tarzan, saya bisa memahami kesulitan yang ibu itu alami. Ternyata dia kehilangan hp saat di raudhah, mungkin tercecer saat berdesak-desakan. Dia meminta tolong agar saya mengecek hp-nya dengan menelpon. Hpnya masih bernada sambung, tapi tidak diangkat. Lalu ia minta tolong ditelponkan ke suaminya untuk memberi tahu kalau hpnya hilang. Ya saya pikir, selama di dalam masjid, dan ibu itu juga duduk di samping saya, serta dia terlihat sopan dan cerdas, saya tidak merasa curiga. Dia bilang kalau sedari tadi dia mencari orang yang bisa diajak berbahasa inggris (duh, kesian banget pikirku, padahal inggrisku aja ngepas hehee). Dia tanya asal saya, dan dia bilang orang Indonesia memang sangat friendly di antara yang lain, sambil ngusap-usap punggungku (rasanya gimanaaa gitu). Dia berasal dari Britania, berangkat berdua dengan suaminya. Katanya, kalau saya ke Britania, maka saya harus menginap di rumahnya. Dalam hatiku, Britania dimana sih??! wakakakakak

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s