Surat untuk Ayah

Hingga sampai di titik ini, saya masih tidak puas, tidak ada yang bisa dibanggakan untuk dipersembahkan. Tidak berprestasi, kuliah terlambat, apalah… Ayahanda, maafkan anakmu yang tidak serius mengabdi, tidak dapat mempersembahkan yang terbaik seperti yang engkau kehendaki, tidak bisa membuat senyum tersungging di pipi tua mu. Anakmu ini hanya pecundang zaman yang tidak tahu cara berterima kasih.

Sekian.

Advertisements

4 thoughts on “Surat untuk Ayah

  1. Doakan saja terus kedua orang tua kita. 🙂
    Semoga amalan baik mereka berdua diterima ama Allah SWT, diberi umur yang barokah, dan terus diberi kesehatan. Amin! 🙂

    *sebagai anak, doa pada orang tua itu wajib*

  2. Semoga kesedihan ini tidak menyurutkan semangat untuk membahagiakan mereka.
    Pun menyesali diri mungkin juga tidak akan menghadirkan kepuasan hati.
    ayo semangaaaat <– *gak yakin juga kata2 ini memunculkan semangat…
    Tapi ingat, masih ada Zat Yang Kuasa Tempat Meminta…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s