Tentang Tekad yang Bukan pada Tempatnya

Rasanya ada kerinduan untuk curhat abal-abal seperti dulu. Karena berkurang lagi intensitas interaksi dengan makhluk luar rumah, kurang banyak baca koran, majalah, apalagi buku, jadi otak serasa agak buntu. Dosen saya dulu bilang, bahwa tidak mungkin bisa menulis tanpa membaca terlebih dulu. Seharusnya saya banyak baca dulu agar bisa menulis lebih baik, atau lebih banyak. Tapi daripada otak saya stag betulan, maka saya bertekad untuk menulis, dan mengupdate blog minimal dua hari sekali, APAPUN YANG SAYA TULIS ITU!! Ini semua dilakukan untuk menyelamatkan hitsblog kebekuan otak dan jari-jari saya di atas tuts keyboard jiyahahahaahaha

LOL

it is not too late to write

 

sumber gambar: gugling aje

Advertisements

One thought on “Tentang Tekad yang Bukan pada Tempatnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s