Yang Tersisa

Bagaimana kamu mengetahui kala perih hati mendera. Kawan, sungguh indah ukhuwah itu, ia dibingkai dengan ketulusan, keikhlasan, saling memahami, saling berbagi kebahagiaan dan kesedihan. Ia menyuburkan cinta, kasih, dan sayang. Ia juga yang paling memahami derap dan degup hati yang menggebu. Dan waktunya kian dekat, aku akan kehilangan dirinya berlayar nun jauh ke negri antah berantah, menyisakan berkeping-keping pecahan hati yang hancur dan lebam dimana-mana. Kawan percayalah, seperti apapun hancurnya hatiku OLEH DIRIMU, aku akan terus membina kasih dan cinta dalam hatiku, karena ia yang telah menyuburkan pucuk-pucuk semangat hidup. Saat hati ini berkeping-keping pecah oleh perlakuanmu, sesungguhnya masih ada sisa ukhuwah yang harus tetap dijunjung! Dan aku akan tetap berdiri di sini, dengan panji agung ukhuwah yang siap ku kibarkan!

sumber gambar di sini

Advertisements

2 thoughts on “Yang Tersisa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s