Dalam Genggaman

Awal bulan Ramadhan tahun ini (2008) saya sempat kehilangan dompet di perpustakaan Unpad Jatinangor. Betapa shocknya saya ketika sadar kehilangan kira-kira sejam setelahnya. Keluar dari perpustakaan jam 11.30 dan sadar setelah keluar dari masjid Ibnu Sina Unpad ba’da zuhur jam 12.30. Lemas semua rasa persendian tubuh ini, langsung menunduk dan beristighfar. Saya harus mampu meletakkan segala barang-barang duniawi ini di tangan bukan di hati. Karena ketika harus melepaskannya, maka tinggal dilepaskan dari pegangan tangan. Namun bila barang-barang duniawi ini disimpan di hati (teramat dicintai.red) maka tentunya akan sulit untuk dilepaskan.

:clinguk2: Buat saya, dompet adalah hal yang cukup penting dan krusial. Kemanapun saya pergi dengan jarak lebih dari 100 meter atau pergi lebih dari satu jam, maka dompet biasanya selalu dibawa serta.

Inilah dompet yang sekarang saya pakai. Sebetulnya ini dompet bekas yang diberikan oleh kakak perempuan saya. Sepintas seperti dompet lelaki, tapi kecil kemungkinan para lelaki memakai dompet merk Shopie Martin hehe. Mungkin usia dompet ini sudah lebih dari lima tahun, tapi kulitnya tetap bagus dan menkilap bila disemir sedikit.

Saya suka dompet tiga sayap ini, karena bisa memuat banyak kartu dan juga ada tempat untuk uang recehnya. Next kita lihat apa aja isinya

Nah ini dia! Yang membuat dompetku tebel adalah kartu-kartunya hehehe kalo duitnya sih ga seberapa, paling buat beli bensin seminggu. Mulai dari kartu yang penting sampai kartu tak penting. Karena suka nyoba membuat akun di beberapa bank (sekaligus membandingkan), jadi ada beberapa ATM (BNI Syari’ah, Syariah Mandiri, Muamalat Shar’e plus Asuransi Takaful, Bank Mandiri konvensional). Trus juga nyimpen SIM A dan C, STNK, KTP, Kartu Perpustakaan Daerah, Kartu Pemilih (ga milih di pilkada kemarin hehe), dan kartu diskon Rabbani. Kalo dibongkar lebih lanjut bisa ditemuin foto keluarga yang dibuat pas tahun 2004 silam (duh masih polos banget!), ada struk belanja, ada tanda bukti transaksi ATM, kartu berobat Puskes, ada kartu nama kenalan dan relasi, dan ada jepit klip. Hehehehe

:evillaugh:

Yep, tulisan ini terinspirasi dari blog YuK Iyus yang juga membongkar isi kelepehnya. Bukan bermaksud pamer atau riya’, tapi katanya kepribadian orang juga dapat dilihat dari isi dompetnya. So, menurut kamu, saya ini gimana??

:ngelamun:

Advertisements

19 thoughts on “Dalam Genggaman

  1. Kepribadiannya emang kelihatan banget….(Kolektor Kartu) ya gak?… :sikut:tapi Kok Kyak Dompet Aye yang Hilang….:lirik:

  2. bener bgt…
    gak kebayang kalo dompetku ilang…mungkin dak sekuat kau nda..hehehe..

    Ya Allah, kuatkan hamba yo men dompet ini saatnya hilang.. *jauh2 kelah..amin. :plis:

  3. @novri –> asal jangan jadi hantu penasaran
    @mas koko –> duitnya masih di mesin atm mas!
    @esha di birulangit –> kalo isi tas ransel saya lebih heboh lagi
    @zanikhan –> payo diaturi
    @Agung Mojosari –> koleksi gung!
    @Nike –> iya juga sih hehe
    @ivn –> dompet saya dunks!
    @theghozz –> ah, antum su’udzon, CUMI! CUma MIrip hehe
    @tukangobat –> saya beli obat sabar, bisa bu?
    @berbahasa –> jangan sama-sama sama saya dong hehe
    @Fickry –> dompet yg ilang itu sudah tegenti ki, dompetnya balik lagi 😀
    @herdianto –> hehe weton sumatera ada??

    :mlorok:

  4. @amel –> cocok jadi tukang primbon :ngikik:
    @yoko –> itu tu cuma kutipannyo ko, cerito seluruhnyo ado di thread yg sudah liwat, hehehe however makasih banyak ya yoko…sudah menemukan dan mengembalikan dompet Qu.. Nak ditraktir apo ko :hoho:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s