Perjuangan Nyamuk Betina

Kamu tahu kan dengan nyamuk? tahu dong…masa’ tempe huhehe iyep! nyamuk yang suka gigit kamu malam ataupun pagi hari yang bisa buat kulit kamu jadi bentol, merah, dan gatal. Dibalik semua umpatan kita kepada nyamuk, ternyata nyamuk memiliki kisah hidup yang unik yang dapat ditarik hikmahnya.

Dalam daur hidupnya, nyamuk mengalami metamorfosis sempurna, seperti halnya kupu-kupu, dari Telur-Larva-Pupa-Dewasa. Kalau kamu melihat jentik nyamuk di air yang bergerak aktif, itu disebut Larva. Tapi bila kamu melihat yang seperti tanda koma dan tidak bergerak, berarti dia sudah diam berada pada fase pupa. Dari semua pupa yang ada dalam satu kubang, maka yang pertama kali keluar dari pupanya adalah nyamuk jantan. Filosofinya adalah, karena ia jantan maka ia harus duluan, seperti halnya laki-laki yang menjadi pemimpin. Baru setelah jantan keluar dari pupanya, disusul oleh nyamuk betina. Begitu pejantan ini melihat betina yang siap, maka nyamuk jantan segera mengawini nyamuk betina. Namun begitulah hidup, dia yang duluan datang, dia pula yang duluan pergi. Setelah kawin, nyamuk jantan langsung tewas, hiks…janda deh nyamuk betinanya (*hehehe)

Nah, tidak selesai sampai di situ Karena si betina sudah dikaruniai benih dari si jantan tadi, maka betina wajib menjaganya, memberinya nutrisi, sampai telur-telurnya menetas ke air. Di sini kita lihat lagi filosofinya, betapa sang induk akan sangat menyayangi anaknya dan akan terus berjuang untuk menghidupi anak-anaknya walau bahaya menantang. Lho, kenapa bahaya yang menantang? Benar sekali! Kamu tahu, nyamuk yang suka menggigit kamu ternyata adalah nyamuk betina, karena kebutuhan betina untuk makan dan memberi nutrisi bagi benihnya. Walau dengan konsekuensi dan resiko besar di tabok oleh manusia yang digigitnya, namun sang induk tetap berjuang agar bisa menghisap darah (*hahahhaha…)

Sudah deh cukup. Penjelasan tambahan :

Nyamuk betina menghisap darah untuk mengambil protein darah guna perkembangan benih nyamuk. Sangat suka darah manusia, namun kadang, darah hewan pun jadi. Sedangkan nyamuk jantan memperoleh nutrisi dari sumber lain seperti sari, gula, dsb. Kalau kita menaruh semangkuk kolak di tempat gelap saat magrib atau petang, sejam kemudian biasanya kita menemukan nyamuk terjebak dalam kuah. Bisa dipastikan itu nyamuk jantan.

Nyamuk juga bukan penyebab demam berdarah. Sebtulnya ini hanya salah kaprah saja, karena kebanyakan iklan suka “mau gampang”nya aja. Penyebab demam berdarah sebetulnya dari virus DHFV (Dengue Haemoragic Fever Virus), sedangkan nyamuk adalah vektor pembawa. Begitupula dengan malaria.

Dedicate to my Parasit’s teacher, Mr.Ramdja

Advertisements

8 thoughts on “Perjuangan Nyamuk Betina

  1. eh ndah, ngapo themes kito ni samo ye :mrgreen: , hehe… aku la ganti baru jingok kesini, ternyata samo, tp yo wes lah ndakpapa, biarkompakdotkom :mrgreen:

  2. Terima kasih Ndah. Berarti penjelasanku di depan kelas ada gunanya. Paling tidak melekat kuat dalam memory-mu. Aku selalu berusaha untuk membuat pelajaran parasit yang kering dan “full hafal mati” menjadi menarik dan filosofis. Aku selalu mencoba (dengan segala keterbatasan, dengan segala kerendahan hati) mengajak mahasiswa untuk tidak semata menghafal, tapi membuka wawasan dan berpikir panjang.
    Parasitologi adalah ilmu yang mempelajari sesuatu yang hidup, dan kehidupan (betapa pun sederhananya) selalu menarik untuk direnungkan.
    Ya…Allah, tidaklah Engkau jadikan semua ini dengan sia-sia…

    Sampai jumpa dalam kisah-kisah kehidupan menarik lainnya. Semoga Allah menganugerahkan ilmu yang bermanfaat kepada kalian semua, Nak….

  3. Subhanallohh… dok saya terharu anda mampir ke blog saya, aduh jadi malu… saya cuma mahasiswa biasa, duduk di kursi belakang dan mendengarkan setiap kajian di kelas anda adalah suatu rizki yang tidak boleh disia-siakan, walau dibalik itu saya juga ‘terpaksa’ harus mengakui bahwa mata kuliah parasit yang diajarkan oleh dosen selain anda adalah parasit di atas diktat hehe 😀
    Semoga Allah menganugerahi limpahan ilmu dan rizki pada anda dan keluarga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s