Disunting Bedah Mulut

Alhamdulillah…innalillah…

Mungkin itulah status yang tertera beberapa hari ini di YM ku. Hari ini sudah kulalui saat penentuan masa depanku, jaaaahhh lebay hehe. Di kampusku khususnya, masalah skripsi masih diundi untuk tiap bagiannya. Ada tujuh bagian untuk tahun ini yaitu Orthodonsi, Bedah Mulut, Periodonsi, Oral Medicine, Pedodonsi, IKGM, dan konservasi. Dan semua mahasiswa turut mengambil undian bagian skripsi itu. Memang saya rencananya baru semester genap depan akan menerakannya dalam KRS, tapi turut mengambil undian lebih dulu supaya dalam satu semester ke depan bisa mengumpulkan beberapa tema sekaligus referensinya untuk diajukan pada dosen pembimbing di semester genap nanti. Dari kesemua bagian yang ada sebetulnya saya minat ke periodonsi atau ke pedodonsi, alasannya sih klasik lah, dosen pembimbingnya enak dan tidak memberatkan, trus ya selama ini memang sering ngebantuin temen yang penlit ke bidang itu, jadi kayak sudah sehati. Namun apa mau dikata, akhirnya Bedah Mulut lah menyuntingku hari ini dalam pengundian kekekekekeke mau gimana itulah rezekinya, disyukuri saja mungkin inilah yang terbaik. Yaa saya harus mulai belajar mengakrabkan diri dengan dosen-dosen bedah mulut tercinta, ada drg. Jamal Riza, drg. Adi, drg. Kamilah. Semester ini saya akan masuk ke kelas bedah mulut 3 dulu. Kalo tahun kemarin sih bisa ketemu sama drg. Suci, sang dosen favorit bak malaikat heheh tapi sekarang beliau sudah positif pindah ke Jakarta turut suami, sedihnya… Tinggallah sang dosen-dosen senior…wah kira-kira gaya mereka membimbing seperti apa ya? Saya deg-degan, terlebih lagi dosen pembimbing 1 tugasnya membimbing subtansi, dan pembimbing 2 tugasnya membimbing metodologi. Kira-kira siapa yang bakal membimbing methodnya. Denger-denger pembimbing method bisa dari Fk, Pskm, atau Psik malah.

Wah…sabar-sabar masih lima bulan lagi. Tapi rencana besar dalam rangka menuntaskan studi harus disusun rapih. Dan rencana besar memenangkan pemilu 2009 juga tidak boleh berantakan. Dan rencana besar 2012-2013 juga harus mulai disusun sebaik-baiknya. Alhamdulillah hidup akhirnya bisa sedikit berjalan lebih normal, walau masih tetep abnormal sebetulnya. Akhirnya bisa melihat senyum mama lagi, dan semua support datang terutama dari ak Neng, ak Man, dan MR ku tercinta. Juga buat temen-temen yang selalu menyelipkan namaku dalam do’a kalian…terimakasih buat supportnya!

Advertisements

8 thoughts on “Disunting Bedah Mulut

  1. Q pengen konsultasi nuy….q da 5 taunan ini gag bisa buka mulutq debgan lebar…dulunya kecelakaan motor….truz operasi di kotaku tapi gag berhasil dan aku disuruh ke bedah mulut,tapi di kotaku gag ada

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s