Beautiful Day

My beautiful day,

hari indah dalam ikatan ukhuwah…

hari indah dalam tawa yang terbingkai.

Senengnya bisa masuk dalam markaz itu, sudah lama, karena mindset ku berkata ‘gedung’ itu adalah rumah angker. Sungkan bener mengayunkan kaki masuk kedalam gedung itu, sampe-sampe kak ari bilang (pada suatu hari) “kok gak mau nunggu di dalem aja dek?”, jawabku “gak ah banyak hantunya hehhe”. Senangnya, hari ini markaz rame, ada rakor, whatever yang jelas kita cuma mampir numpang ketemuan doang setelah itu chao.  Kita ke PS, nyari makan tepat jam makan siang kayak begini repot soalnya rame dan hari libur. Masuk ke Lapangan Tembak, penuh, ngelirik Topaz gak asik. Akhirnya kita mutusin ke Solaria. Nyobain menu yang belum pernah ku coba, kwetiau ayam bakso hehehe. Gak enak nih, yang ngajak malah puasa hari itu hehehe gimanasih ni eneng. Makan-ngobrol-ketawa lucu deh. Setelah itu ke Fun City ngeluarin keringet, main basket sama adu ngebut mobil. Setelah capek, trus ngeliatin orang adu otot, masuk ashar. Naik deh ke musholla di lantai atas. Di sana kita ketemu dosen temanku yg dulu. Dia bilang beliau agak aneh, entahlah, mungkin bisa dibilang “rada psikopat”. Ceritanya beliau pernah tanpa sebab memaki dan menerjang seorang akhwat yang selesai shalat di masjid kampus, kemudian ditengahi oleh temannya yang lain, eh temannya itu malah ditampar tanpa sebab. Entahlah, mungkin kekecewaan yang amat besar menenggarai sikap beliau tersebut sekarang. Kadang kekecewaan bisa timbul dalam sebuah komunitas, namun janganlah komunitas yang disalahkan, karena bisa jadi justru kita yang tidak mampu bersikap dalam komunitas itu. Lalu kami buru-buru keluar, siapa tau beliau sensi melihat kami yang berjilbab rada lebar ini hehehe.

Kami lanjutin perjalanan kami dengan window shopping. Pas di lantai bawah, saya tertegun melihat adik tingkatku yang jalan sama perempuan, pegangan tangan pula. Astaghfirullah..aku bersu’udzon. Tapi mau gimana. Tapi bego’ juga sih, kenapa ga langsung ku sambangin dua orang itu, jadi bisa langsung tau, apakah perempuan itu pacarnya, sodaranya, atau kembarannya?? hehehe bukannya kenapa-kenapa, tapi dia sedang dipersiapkan untuk jadi next leader. Kalo masalah perempuan aja ga beres..gimana.. astaghfirullah… ya Allah jauhkan aku dari prasangka-prasangka buruk.

Senangnya hari ini bisa ketemu teman-teman baru, tapi walau baru ketemu, entah mengapa rasanya ikatan itu sudah terjalin lama. Mungkin inilah indahnya ukhuwah, satunya visi misi dan tujuan hidup menjadi tali pengikat kami, pun kami berbeda-beda profesi. Semoga tali kasih ini akan terus kekal dan universal, bukan hanya untuk kami, namun juga untuk orang lain.

Luv u sizta, coz Allah with us..

Advertisements

5 thoughts on “Beautiful Day

  1. waaaaaaaaaaa dek kuuu.. nice posting. beteweeeeh, itu bukan dosen sayah, tapi seorang wanita yang tiba-tiba sering muncul di kampus sayah, lalu terjadilah tragedi itu. duuh, jangan dibilang dosen dwong. pencemaran nama baik tuh. beteweh lagi, coba iseng tanya ke yuk yulfa, sapa tau dapet info tentang si wanita tersebut 😀 masih inget kan namanya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s