Gus Dur Hadiri Penghargaan “Pelindung Yahudi”

Hidayatullah.com—Hari Ahad (4/5) kemarin, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur berangkat ke Amerika guna menghadiri undangan LSM Yahudi internasional, Simon Wiesenthal Center (SWC).

Gus Dur dikabarkan akan menerima penghargaan dari lembaga Yahudi itu terkait pandangan ajakan pluralisme-nya selama ini di Indonesia. Penghargaan oleh lembaga Yahudi itu dianggap menjadi salah satu pencapaian Gus Dur selama ini.

“Sebelumnya ada 12 aktivis yang menerima. 6 Di antaranya memperoleh Nobel perdamaian di kemudian hari,” kata Gus Dur dalam jumpa pers di Kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta, hari Sabtu.

Selain ke AS. Gus Dur juga akan singgah juga di Universitas George Washington dan bertemu sejumlah senator di AS. Termasuk akan menemui Barack Obama. Agenda Gus Dur adalah membincangkan situasi keagamaan terkini di Indonesia. Gus Dur akan berada di Ameika selama satu minggu.

Pelindung Yahudi

Hanya sedikit orang paham siapa Simon Wiesenthal Center (SWC) yang mengundang Gus Dur. Wiesenthal Center adalah sebuah LSM Yahudi internasional yang didirikan untuk melindungi kepentingan Yahudi di seluruh dunia.

Lembaga yang bermarkas di Los Angeles ini sudah diakui oleh lembaga-lembaga internasional lainnya. Wiesenthal pernah mengklaim berkekuatan 400.000 kader Yahudi di AS dan sudah terakreditasi PBB, UNESCO, dan Konsul Eropa.

LSM berlogo Bintang Daud yang memiliki aset $ 66.193.619 itu juga memiliki sejumlah program yang mengatasnamakan perlindungan HAM. Dan tentusaja, mengkampanyekan Yahudi dan Israel ke seluruh penjuru dunia.

Tak hanya dikenal dengan dengan Gus Dur, Wiesenthal Center sudah lama terlibat kegiatan di Indonesia. LSM pembela Yahudi ini sudah sering mensponsori sejumlah kegiatan di Indonesia.

Beberapa waktu lalu LSM ini pernah menjadi fasilitator diskusi yang menghadirkan Rabbi Abraham Cooper dengan Rektor UIN Komaruddin Hidayat, pendeta Muji Sutrisno, dan Soegeng Sarjadi.

Selain itu juga menjadi salah satu sponsor konferensi antar agama yang digelar di Bali pertengahan 2007 guna mengkampanyekan masalah holocouts.

Bersama pemimpin spiritual Hindu, Sri Sri Ravi Shankar, dan Direktur the Pardes Institute of Jewish studies, Rabbi Daniel Lande. “Jadi kita selesai seminar, tadi pagi, saya bilang kepada salah seorang penyelenggara seminar, Colin Tail, orang Amerika, bahwa kita harus bikin pernyataan membela Holocaust. demikian kutip Gus Dur dikutip di Radio Nederland Wereldomroep, kala itu.

Terakhir, Wiesenthal Center menjadi sponsor kunjungan 5 orang ormas Islam ke Israel. Diantaranya Dr. Syafiq Mugni, dosen IAIN Sunan Ampel, Dr. Abdul A’la yang juga dianggap mewakili NU.

Selama di Israel, delegasi melakukan sejumlah ritual Islam maupun Yahudi dan ikut perayaan makan malam Hannuka yang diikuti menari di hesder yeshiva, Kiryat Shmona. [cha, berbagai sumber/www.hidayatullah.com]

Sumber: http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=6786&Itemid=1

saya copas langsung dari blog tetangga

http://indrasr.multiply.com/reviews/item/203

Advertisements

3 thoughts on “Gus Dur Hadiri Penghargaan “Pelindung Yahudi”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s