Senang, Susah di Wong-Kito

Ini sudah jam 11.30 malem, midnight coy! Memberanikan di ‘pecah telok’ di wong-kito bukan hal yang mudah. Belum lagi dua ‘piaraan’ blog ku mesti di update semua dengan wong-kito ini. Besok ujian juga hehehe tapi dibawa seneng aja. Mudah-mudahan banyak yang reply, cepet masuk jadi anggota. Secara tanggal 1 Mei nanti The Blogger’s Day in Palembang hehehe maunya ikutan gratis…

Jadi agak nyimpang sedikit nih konsep kerangka dunia yang science, informatif, edukatif (cieee…) , ya ga apa-apa deh, namanya newbie di wong-kito, jadi manut-manut jadi pemula… hihihi

Advertisements

5 thoughts on “Senang, Susah di Wong-Kito

  1. POHON PEMBAWA DUKA
    (untuk dia yang menanti)

    hujan telah berhenti
    langit pun sudah cerah kembali
    sudahlah, segera lipat payung jingga mu
    pelangi akan lebih indah bersama awan
    apa kau tak merasa malu
    mentari terbahak melalui pancaran itu
    ya…
    ia akan terus terkekeh menertawai mu
    bangunlah rumah dari rumput hijau
    jangan kau toleh lagi pohon besar itu
    aku tahu…
    hikayat pohon besar pembawa harap palsu
    pohon itu lah yang sedari tadi melindungi mu
    tapi ia kan tak memberimu kedamaian firdaus
    kau pun dirasakan sama olehnya
    malah saqor membara yang ia rasa darimu
    apalagi yang kau harap darinya
    toh… kau tak bisa memilikinya
    aku hanya berharap bisa melipat payung jinggamu
    dan tegas berlari menjauhi pohon besar itu

    (21 februari 2008)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s