Babi Haram…, Kenapa Sih?? [Part 2]: Pfiuhh, Ternyata Madhorotnya Jaauuuuh Lebih Buanyuak!!

Hoi, apa Kamu nggak tau, kalau Islam tuh agama yang logis dan ilmiah?? Ketinggalan jaman banget sih Kamu!! Kuper lagi! Meskipun kita nggak boleh mempertanyakan kenapa begini kenapa begitu tentang aturan-aturan yang Allah SWT. tetapkan, namun semua pasti ada alasannya. Dan alasan-alasan yang mampu diungkap manusia sampai saat ini, semuanya adalah logis dan sangat ilmiah. Namun ya itu tadi, manusia tidak harus tahu, yang harus and wajib mah, mentaati aturan Allah SWT itu. Jadi, apa dong alasan kenapa babi diharamkan?

Bagi kamu yang pengen lebih paham tentang alasan, tujuan atau maksud dari hukum yang telah Allah SWT tetapkan (syari’at), perlu baca buku Fiqh Maqashid Syari’ah deh kayaknya. Pak Yusuf Qardhawi menulis buku juga tuh tentang itu, meski yang nulis artikel ini cuma baru baca judul bukunya aja. He..he..he… Tapi, khusus masalah babi, tentang mengapa Allah melarang umat Islam mengkonsumsi daging babi dan memanfaatkan seluruh anggota tubuhnya, buat awalan cukup deh kayaknya dengan membaca tulisan ini.

Babi diharamkan karena, meski pada tulisan bagian pertama dipaparkan tentang kegunaannya yang cukup banyak, ternyata madhorot dari babi jaaauh lebih banyak lagi. Nggak percaya? Banyak ilmuwan yang telah meneliti dan membuktikan tentang hal ini, jadi bukti ilmiah ini tidak dapat disangkal lagi. Berikut ini dipaparkan beberapa kejelekan dari babi.

1. Babi adalah kontainer (tempat penampung) penyakit. Beberapa bibit penyakit yang dibawa babi adalah:

  • Cacing pita (Taenia solium)
  • Cacing spiral (Trichinella spinalis)
  • Cacing tambang (Ancylostoma duodenale)
  • Cacing paru-paru (Paragonimus)
  • Fasciolepsis busei
  • Schistosoma japonicum
  • Bakteri TBC (Tuberculosis)
  • Virus cacar (Small pox)
  • Virus kudis (Scabies)
  • Kumparan kuman-kuman (Ruciformas N.)
  • Kolera (Salmonella choleraesuis)
  • Balantidium coli
  • Brucellosis dan Toxoplasma gondii


2. Daging babi memang empuk dan terkenal lezat, tapi sulit dicerna, disebabkan daging babi mengandung banyak lemak. Karena sulit dicerna, maka nutrien (zat gizi) tidak dapat dimanfaatkan tubuh.

3. Prof. A.V. Nalbandov (Penulis buku: Adaptive Physiology on Mammals and Birds) menyebutkan bahwa kantung urine (vesica urinaria) babi sering bocor, sehingga urine babi merembes ke dalam daging. Akibatnya, daging tercemar kotoran yang mestinya dibuang bersama urine.

4. Lemak punggung (back fat) babi tebal dan mudah rusak oleh proses ransiditas oksidatif (tengik) sehingga tidak layak dikonsumsi manusia.

5. Babi merupakan carrier virus flu burung (avian influenza). Di dalam tubuh babi, virus AI (H1N1 atau H2N1, tidak ganas, tidak menular ke manusia) bermutasi menjadi H5N1 (ganas, mematikan dan menular ke manusia).

6. Prof. Abdul Basith Muhammad menuturkan bahwa berbagai penyakit yang ditularkan oleh babi adalah:

  • Pengerasan urat nadi.
  • Naiknya tekanan darah.
  • Nyeri dada yang mencekam (Angina pectoris).
  • Radang (nyeri) pada sendi-sendi tubuh.


7. Dr. Murad Hoffman (Doktor ahli dan penulis di Jerman) menuliskan:

  • Memakan babi yang terjangkiti cacing babi tidak hanya berbahaya, tapi juga menyebabkan peningkatan kholesterol tubuh dan memperlambat proses penguraian protein dalam tubuh.
  • Menyebabkan penyakit kanker usus, iritasi kulit, eksim, dan rheumatik.
  • Virus-virus influenza yang berbahaya hidup dan berkembang karena medium babi.


8. Penelitian ilmiah di Cina dan Swedia menyebutkan bahwa daging babi merupakan penyebab utama kanker anus dan kolon.

9. Dr. Muhammad Abdul Khair (penulis buku: Ijtihaad fi at Tafsir Al Qur’an Al Karim) menuliskan bahwa daging babi mengandung benih-benih cacing pita dan Trachenea lolipia. Cacing tersebut berpindah keapa manusia yang mengkonsumsi daging babi.

Penyakit lain yang ditularkan:

  • Kholera babi (penyakit berbahaya yang disebabkan oleh virus).
  • Keguguran nanah (disebabkan bakteri prosilia babi).
  • Kulit kemerahan yang ganas dan menahun (bersifat mematikan).
  • Penyakit pengelupasan kulit.
  • Benalu askaris, berbahaya bagi manusia.


10. DNA babi mirip dengan DNA manusia, sehingga sifat buruk babi dapat menular ke manusia. Beberapa sifat jelek babi adalah:
a. Binatang paling rakus, kotor dan jorok di kelasnya.

  • Kerakusannya tidak tertandingi hewan lain.
  • Suka memakan bangkai.
  • Suka memakan kotorannya sendiri, termasuk kotoran manusia pun dimakannya.
  • Sangat suka berada di tempat yang basah dan kotor.
  • Kadang ia mengencingi makanannya terlebih dahulu sebelum dimakan.
  • Untuk memuaskan sifat rakusnya, jika tidak ada lagi yang dimakan, maka babi akan memuntahkan isi perutnya, kemudian dimakan lagi.


b. Babi adalah binatang pemalas, tidak agresif, tidak suka mencari pakan, suka dengan sejenis dan tidak pencemburu, tidak tahan sinar matahari, tidak punya hasrat membela diri, dll.

c. Ust. Muhammad Umar Abduh (Perancis) menyebutkan bahwa babi menularkan sifat suka berzina. Kita lihat, bahwa hampir semua binatang jantan memperebutkan untuk mengawini betina saat musim kawin dengan bertarung. Siapa yang menang maka yang akan mengawini. Namun babi lain, babi tidak bertarung melainkan bergiliran untuk mengawini sang betina.

Nah, itulah secuil kecil dari rahasia Allah SWT dari apa-apa yang telah Dia tetapkan. Dan di balik semua aturan-aturan-Nya, terdapat hikmah yang dari hikmah itulah harusnya manusia semakin beriman kepada-Nya. Dan yang bisa mengambil hikmah itu hanyalah mereka yang menggunakan akalnya (berpikir).

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. Ya Tuhan kami, sesungguhnya barang siapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang lalim seorang penolong pun. Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman (yaitu): “Berimanlah kamu kepada Tuhan-mu”, maka kami pun beriman. Ya Tuhan kami ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang berbakti. Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji.”
Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman), “Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik.”
(Qs. Ali ‘Imran: 190-195)


Bagi kamu-kamu yang muslim, semoga ini dapat menambah keyakinanmu tentang betapa kerennya Islam. Bagi kamu-kamu yang non-muslim, saat yang tepat untuk berhenti memakan daging babi, dan saatnya untuk mulai membuka mata terhadap kebenaran sejati.

Sebagai penutup, ada tebakan nih buat kamu-kamu. Kenapa anak babi kalau jalan sambil menunduk, sedang anak kelinci kalau jalan loncat-loncat?  Jawab dong…! ^o^ [ ]

copas dari: http://shirotsuya.multiply.com/journal

Advertisements

2 thoughts on “Babi Haram…, Kenapa Sih?? [Part 2]: Pfiuhh, Ternyata Madhorotnya Jaauuuuh Lebih Buanyuak!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s