Sakit gigi ku, sakit…sakitnya….

weleh, weleh sudah lama neh ga online, dah lama juga ga ngelanjutin tulisan tempo hari. Yo wiss, tak lanjutin nje..

1. Host

Mulutnya kamu, giginya kamu, aliran air liur (saliva), ini nih kita sebut host. Kalo air liurnya sedikit, otomatis self cleansing pada rongga mulutmu jadi minim. Ada macam-macam penyebabnya. Kalo mulut terasa kering, pertolongan pertama dengan banyak minum air.

Trus ada juga yang gigi-giginya mempunyai bentuk anatomis yang lumayan rawan untuk tempat sisa-sisa makanan nempel lama. Terkadang hal seperti ini bisa diatasi dengan rajin menggosok gigi atau gigi dipreparasi dan ditumpat dengan jenis composite.

2. Mikroorganisme

Sudah menjadi takdirnya, keluarga bakteri normal dalam mulut berfungsi untuk memetabolisme sisa makanan yang nemperl sehingga menghasilkan asam. Asam ini mampu membuat kalsium menjadi larut dalam konsentrasi tertentu. Dalam 30 menit pertama setelah makan, mulut terasa asam adalah hal yang normal. Cukup dengan minum air atau berkumur untuk menghilangkan rasa asam ini, tapi ingat, jangan langsung di gosok dengan sikat gigi. Karena dengan menyikatnya dapat mendukung abrasi gigi semakin besar.

Kuman-kuman ini biasanya tidak mampu memetabolisme jenis karbohidrat berupa polisakarida dengan rantai panjang terlebih lagi pada rantai polisakarida ini terdapat gugus alkohol atau bisa disebut gula alkohol, contohnya xylitol dan sorbitol. Jenis gula ini dapat mengurangi insidensi terjadinya karies.

3. Jenis Makanan

Nah, jenis makanan ini juga mampu merangsang produksi saliva dalam mulut lebih banyak. Coba kita tes, kalo kamu melihat makanan yang lezat biasanya kamu akan merasakan mulut menjadi lebih basah, atau liuran kata orang. Dilihat saja bisa membuat air liur membanyak apalagi dimakan. Tapi kenyataannya tidak pada semua jenis makanan demikian. Pada makanan yang terlalu lengket malah dapat menghambat atau menghalangi air liur keluar.

Bakteri juga lebih suka pada makanan berkarbohidrat, dan ini dapat mendukung proses metabolisme yang menghasilkan asam. Seperti yang telah ditulis sebelumnya, mengkonsumsi xylitol atau sorbitol setelah makan-makanan yang manis dapat menurunkan insidensi terjadinya karies.

4. Waktu

Jangan biarkan ketiga faktor diatas berlama-lama dalam mulut kamu. Tanpa waktu yang lama, maka makan-makanan yang manis dan lengket pun tidak apa-apa, asalkan setelah itu kamu bisa memastikan tidak ada sisa makanan di sela-sela gigi mu.

Jangan lupa sikat gigi sebelum tidur, karena tidur adalah fase terpanjang dalam sehari dimana kamu berada dalam keadaan tidak sadar (secara normal).

Advertisements

One thought on “Sakit gigi ku, sakit…sakitnya….

  1. Aq pernah berulang x sakit gigi, waduh…. Rasanya saki…..it bgt! Selain itu kepalaq pusing, trus akhrnya g nafsu makan, pdhl perut aq laper. Pokokny kamu rajin gosok gigi y?
    Aq nyesel bgt dulu suka makan permen jg coklat, tp gak buru2 sikat gigi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s