Kejadian ini sebetulnya sudah berjalan beberapa bulan, dan sejak itu saya jadi panas dingin seperti orang kena penyakit thypus *Lebay ah. Ada peningkatan jumlah pengunjung di statistik blog ku, awalnya saya senang, kemudian heran, dan akhirnya tercengang. Pengunjung meningkat rata-rata 10 orang (idih 10 orang aja kok repot). Dan yang membuat saya terkejut adalah, link asal dimana blog saya terklik adalah salah satu webblog porno. Saya berpikir keras mengapa blog saya bisa ter-link ke blog tersebut, sejadi-jadinya saya mengumpat! Akhirnya setelah lewat dua hari saya mendapatkan jawaban yang mungkin sedikit membuat urat leher saya longgar. Saya kira ada yang dengan sengaja me-link blog saya, tapi ternyata dengan judul tautan dari posting berjudul “Siapa yang Nyerempet Siapa” termasuk dalam possibly related post yang teracak secara otomatis di webblog porno tersebut. Segera saja kirim surat ke Matt, agar blog tersebut dilumat masuk ke septic tank!!
Dari situ saya juga mendapat simpulan kecil, bahwa pengunjung webblog porno cukup tinggi, termasuk yang mengklik tautan-tautan serupa yang ‘hanya’ tak sengaja teracak secara otomatis ke pengguna wordpress lainnya. Sama halnya postingan Idrus dahulu kala yang pernah ‘mencak-mencak’ gegara judul postingnya yang rada sensual padahal membahas hal lain, namun meningkatkan klik pencarian dari google yg cukup tinggi. Kemudian dianulir, ternyata judul postingannya yang sensual seperti itulah yang meningkatkan statistik blognya, dikira tulisan porno gitu. Doh!!














Seperti angin membadai. Kau tak melihatnya. Kau merasakannya. Merasakan kerjanya saat ia memindahkan gunung pasir di tengah gurun. Atau merangsang amuk gelombang di laut lepas. Atau meluluhlantakkan bangunan-bangunan angkuh di pusat kota metropolitan. Begitulah cinta. Ia ditakdirkan jadi kata tanpa benda. Tak terlihat. Hanya terasa. Tapi dahsyat.